8 Pertanyaan Anak yang Ditakuti
Fiqhislam.com - Darimana bayi berasal?Pertanyaan ini sering diajukan seorang anak kepada orang tua. Namun Anda sebagai orang tua terkadang tidak tahu cara menjawabnya. Berikut ini beberapa daftar pertanyaan sulit yang dijawab oleh orang tua dan telah disurvei dari lebih 2 ribu orang tua seperti dilansir shine.yahoo:
1.Mengapa bulan terkadang sering keluar di siang hari?
2.Berapa berat bumi?
3.Bagaimana pesawat bisa terbang?
4.Apakah kita pernah menemukan alien?
5.Mengapa air basah?
6.Apa yang membuat pelangi?
7.Dari mana burung-burung terbang di musim dingin?
8.Mengapa langit berwarna biru?
Beberapa pertanyaan tadi mungkin mudah saja ditangani para ahli meteorologi, ilmuwan bumi dan insinyur. Namun Anda harus mencoba menjawab pertanyaan dengan cukup data untuk mengarahkan anak-anak ke arah pemikiran yang realistis tanpa tekanan. Jika Anda kesulitan, cobalah mencari jawabannya melalui mesin pencari di internet. metrotvnews.com
Waspada, Anak Juga Bisa Kena Gangguan Jiwa
Gangguan jiwa pada anak belum banyak dibahas, tapi harus hati-hati karena anak masih bergantung pada orangtua," jelas dr Tun Kurniasih Bastaman, SpKJ, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), Jakarta, Sabtu (11/2/2012). Kebanyakan anak yang mengalami gangguan jiwa disebabkan karena faktor dari orangtua. Bila orangtua bermasalah, maka bisa mempengaruhi anak.
Gangguan jiwa pada anak biasanya ditandai dengan gangguan emosi dan perilaku. Ada beberapa gejala yang dapat menunjukkan gangguan jiwa pada anak, seperti dilansir dr Tun, antara lain:
1. Menolak untuk sekolah
2. Menjadi lebih cengeng
3. Pemarah
4. Sering mimpi buruk
5. Lebih sering mengompol
6. Sering sakit perut
7. Kesulitan belajar
8. Prestasi menurun
9. Gangguan bicara pada balita
10. Gangguan komunikasi
11. Retardasi mental (keterbelakangan mental)
12. Disleksia (kesulitan membaca)
Menurut dr Tun, orangtua harus lebih cermat mengamati perkembangan anak, apalagi pada anak-anak yang berusia masih sangat muda. "Gangguan jiwa pada anak tergantung pada orangtua. Sebenarnya terkadang orangtua sudah lama mencermati bahwa ada perubahan pada anak, entah tingkah laku atau kepribadiannya. Namun orangtua baru membawa anak ke psikiater ketika anak sudah menunjukkan perilaku yang mengganggu, seperti suka memukul, banting-banting barang, pemarah," jelas dr Tun.
Untuk pengobatan gangguan jiwa pada anak, biasanya dokter akan memberikan terapi khusus serta pendidikan khusus. Gangguan jiwa pada anak sebaiknya segera dideteksi dan ditangani, karena jiwa dibiarkan begitu saja bisa berlanjut hingga dewasa.
Merry Wahyuningsih - detikHealth